Cara Membeli Domain: +Tips Mendapatkan Domain Gratis

Mau membuat website atau blog untuk bisnis, online shop atau pribadi?

Tentunya Anda butuh membeli nama Domain untuk website Anda. Dengan nama domain, website Anda akan terlihat lebih kredibel dimata klien, calon pembeli dan pengunjung.

Bagus mana, “BisnisAnda.blogspot.com” dibandingkan “BisnisAnda.com”. Tentu yang kedua…

Jika Anda mengunjungi artikel ini tapi masih bingung dengan Domain dan Hosting:

  • Nama Domain – Ini akan jadi alamat website Anda. Contohnya, nama domain website ini adalah BuatBlog101.com. Silahkan tentukan alamat terbaik untuk website Anda (tips memilih nama domain akan dijelaskan dibawah).
  • Web Hosting – Ini akan menjadi rumah untuk website Anda, penyimpanan konten atau data website Anda. Contohnya artikel dan foto yang di upload pada website tersebut.

Sepenting Apa Sih Nama Domain?

  1. Penting banget! Pengunjung pertama kali melihat adalah URL saat mengunjungi suatu website. Nama domain yang baik akan sangat menentukan kesan pertama pada pengunjung.
  2. Sangat baik untuk SEO. Nama domain yang yang berisikan kata kunci akan membantu ranking Anda di Google. Coba ketik pencarian di Google “Toko”, maka yang muncul pertama adalah Tokopedia.
  3. Nama Domain menjadi peluang Anda mendefinisikan dan meningkatkan pengenalan merek dan produk Anda ke masyarakat luas.

Jika Anda mengunjungi artikel ini melalui Google, artinya Anda sudah tau apa nama Domain yang mau dibeli.

Kalau masih bingung, Anda bisa baca artikel ini: 10 Tips Memilih Nama Domain Yang Baik

Sudah punya pilihan nama Domain sekarang? Mantap!

Sekarang saatnya membeli nama domain, dengan cara paling mudah.

Bagaimana cara membeli nama domain? Ada yang gratisan? Ini caranya:

  1. Jika Anda belum punya hosting, dapatkan Domain GRATIS  dari Domainesia dan Hostgator
  2. Membeli di penyedia layanan domain yang populer seperti Namecheap atau Godaddy

1.  Mendapatkan Domain Gratis Selamanya

Supaya website atau blog Anda bisa jalan, tentunya Anda membutuhkan juga hosting selain domain.

Jika ada penyedia layanan yang memberikan hosting dengan domain gratis pasti sangat menghemat uang dan waktu.

Ditambah, kalau ada masalah Anda tidak akan kebingungan…

Masalahnya di hosting atau di domain? Anda butuh mondar-mandir tanya penyedia hosting dan domain sekaligus.

  • Domainesia: GRATIS domain dengan biaya hosting mulai dari Rp 32.000/bulan
  • Hostgator: GRATIS domain dengan biaya hosting $2.75/bulan

Jika target pengunjung Anda Indonesia, saya sarankan menggunakan Domainesia. Sebaliknya jika target pengunjung luar negeri, gunakan Hostgator.

Jika Anda bingung mulai darimana, baca artikel lengkap dan gratis berikut ini: Cara Membuat Blog atau Cara Membuat Website.

Jika Anda ingin pindah dari hosting lain ke salah satu hosting diatas, jangan khawatir! Mereka akan membantu memindahkan sampai website Anda online dengan biaya GRATIS.

2. Membeli Domain Namecheap atau Godaddy

Sudah beli hosting dan cuman butuh domain? Gunakan Namecheap atau Godaddy.

2 registar domain diatas dikenal memiliki reputasi yang baik dalam menyediakan domain.

1. Beli Domain di Namecheap

Langkah 1: Kunjungi Namecheap.com dan masukan nama domain yang Anda inginkan.

Langkah 2: Jika nama domain Anda tersedia, pilih “add to cart”.

Langkah 3: Pilih berapa tahun domain Anda akan didaftarkan, lalu klik “Confirm Order”.

Setelah proses ini, Anda diminta membuat akun atau login jika sudah memiliki akun di Namecheap.

Isikan semua data dan pembayaran dengan benar. Setelah semua selesai dan Anda sudah melakukan pembayaran, domain Anda siap digunakan!

2. Beli Domain di Godaddy

Langkah 1: Kunjungi Godaddy.com dan masukan nama domain yang Anda inginkan.

Langkah 2: Setelah nama domain Anda tersedia, pilih “Tambahkan ke Keranjang” -> “Lanjutkan ke Keranjang”.

Langkah 3: Pada halaman berikutnya, pilih “Tidak Terima kasih” untuk semua piliahn opsionalnya. Lalu klik “Lanjutkan dengan opsi ini”.

Langkah 4: Lihat kembali pesanan Anda, masukan rincian pembayaran lalu klik “Selesaikan Pembelian”.

Disini Anda bisa memilih berapa tahun domain tersebut Anda akan daftarkan. Semakin lama tahun, maka semakin besar diskonnya.

Tergantung pilihan Anda, jika ingin memakai domain itu dalam jangka waktu lama, Anda bisa memilih 5 atau 10 tahun.

Jadi tidak perlu repot dan lupa nantinya dalam memperpanjang domain.

INGAT! domain yang lupa diperpanjang berakibat domain tersebut offline, tersedia kembali dan dapat diambil oleh orang lain.

Bahkan, jika domain sudah melewati tanggal kadaluwarsa, Anda harus membayarnya berkali-kali lipat dari harga domain normal, sebelum akhirnya domain tersedia kembali.

Jadi pastikan jangan lupa dalam memperpanjang domain…

Setelah pembayaran selesai, Selamat! Anda baru saja mendaftarkan nama domain melalui Godaddy.

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan

1. Apa bedanya “.com”, “.net”, “.org” dan lain-lain?

Itu merupakan ekstensi dari nama domain. Ekstensi merupakan kategori dari nama domain tersebut.

Ada beberapa ekstensi domain yang sering dipakai:

  • .com
  • .net
  • .org

Tiap ekstensi memiliki harga yang berbeda-beda. Dan biasanya digunakan untuk kategori yang berbeda.

Biasanya “.edu” dipakai untuk website sekolah atau universitas, “.org” untuk organisasi, “.gov” untuk pemerintah.

Tapi, jika website Anda bukan merupakan kategori tersebut, lebih baik gunakan ekstensi “.com”. Banyak orang lebih banyak mengenal ekstensi “.com”, apalagi orang awam yang baru saja kenal internet.

Jadi, jika nama domain Anda sudah diambil orang, lebih baik cari nama lain dibandingkan menggunakan ekstensi lain seperti “.xyz”, “.biz” dan lainnya yang jarang orang ketahui dan kadang kurang dipercaya kredibilitasnya.

Bahkan menurut data Verisign, lebih dari 80% website di internet menggunakan ekstensi “.com”.

2. Bagaimana Cara Mengganti Nameserver Domain?

Nameserver digunakan untuk mengarahkan domain ke server hosting. Dan tiap hosting mempunyai nameserver yang berbeda.

Jika nama domain diibaratkan dengan alamat rumah dan hosting diibaratkan dengan rumah, maka nameserver diibaratkan plang nomor rumah.

Jika plang ditempatkan bukan didepan rumah yang sebenarnya, maka jadilah alamat palsu…

Akibatnya, website tidak bisa diakses atau website masih mengakses server lama.

Untuk mengganti nameserver, Anda harus masuk ke akun dimana Anda mendaftarkan domain Anda.

Tiap penyedia layanan domain prosesnya biasanya berbeda-beda. Tapi pada umunya seperti ini:

  1. Pilih domain yang mau diubah nameservernya.
  2. Pilih kelola domain.
  3. Biasanya di halaman selanjutnya banyak opsi, salah satunya “Ubah nameserver”, “Update nameservers”, “Change nameservers”, “Use custom nameservers” dan sejenisnya.
  4. Lalu pilih opsi tersebut dan ganti nameserver.

Jika Anda menggunakan cara pertama yaitu GRATIS domain dari Domainesia atau Hostgator, nameserver akan otomatis langsung menuju hosting Anda.

Anda bisa langsung menginstal WordPress atau CMS lain pada website tersebut tanpa ribet!

Kesimpulan

Sangat mudah kan untuk membeli domain? Jika Anda belum punya website atau blog, pastikan memulainya dari sekarang.

Lihat stastistik data Internet Live Stats, tiap tahunnya jumlah website semakin bertambah banyak.

Dengan blog atau website, banyak peluang yang bisa Anda dapatkan, mulai dari mempromosikan bisnis, berjualan online sampai branding diri.

Banyak peluang di internet, jangan sampai terlewatkan dan keduluan orang lain.

Dengan panduan ini, Anda sudah bisa membeli domain dengan mudah dan cepat.

Jadi daftarkan nama domain Anda sekarang juga! Sebelum nama domain tersebut didaftarkan orang lain 😀